Berita 08 Oct 2026 3 Dilihat

Pemdes Windujaya Studi Banding ke Desa Wisata Panembangan

Website Resmi Desa Windujaya

Pemdes Windujaya Studi Banding ke Desa Wisata Panembangan

WINDUJAYA – Pemerintah Desa Windujaya bersama Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Desa Windujaya melaksanakan studi banding ke Desa Wisata Panembangan, Kecamatan Cilongok, Kabupaten Banyumas. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada hari Kamis (08/10/2026) dalam rangka persiapan pencanangan Desa Wisata Windujaya.

Studi banding diikuti oleh perangkat Desa Windujaya beserta pengurus BUMDes, dan diterima oleh pemerintah serta pengelola Desa Wisata Panembangan. Kegiatan ini bertujuan mempelajari pengalaman Panembangan dalam mengelola wisata berbasis potensi lokal, mulai dari penataan destinasi, kelembagaan pengelola, hingga penguatan ekonomi masyarakat.


Desa Panembangan terletak sekitar 17 kilometer di sebelah barat ibu kota Kabupaten Banyumas dan sekitar 2 kilometer dari pusat Kecamatan Cilongok. Wilayahnya berada di kaki Gunung Slamet dengan hamparan sawah yang luas, sehingga memiliki panorama alam yang menjadi daya tarik utama. Desa ini dikenal sebagai kawasan mina padi dan sentra perikanan, serta mengembangkan konsep Smart Fisheries Village.

Dalam kunjungan tersebut, rombongan mempelajari sejumlah destinasi dan unit usaha yang dikelola masyarakat, antara lain Svarga Minapadi yang memadukan pertanian padi dan perikanan, Sukan River Tubing, mandi uap ala kuda, ecoprint Napa Ecopounding, Poklahsar Bunda Madani dan Poklahsar Ummi Mandiri yang mengolah hasil perikanan, budidaya Madu Klanceng, Sanggar Sido Laras, serta wisata religi. Rombongan juga menelaah tata kelola wisata yang melibatkan Pokdarwis dan BUMDes setempat.

Desa Panembangan selama beberapa tahun terakhir mengembangkan wisata berbasis potensi lokal dengan atraksi unggulan berupa wisata air dan edukasi mina padi yang dipadukan dengan aktivitas pertanian. Potensi tersebut menjadikan Panembangan salah satu desa wisata yang menjadi fokus pengembangan desa wisata unggulan Kabupaten Banyumas pada tahun 2026.

Hasil studi banding ini akan menjadi bahan penyusunan konsep dan kelembagaan Desa Wisata Windujaya, termasuk kesiapan destinasi, pengelolaan oleh BUMDes, pemberdayaan masyarakat, serta promosi. Pemerintah Desa Windujaya berharap pengalaman Panembangan dapat diadaptasi sesuai potensi dan karakteristik Desa Windujaya, sehingga pencanangan desa wisata dapat berjalan matang dan memberikan manfaat ekonomi bagi warga.

Tim Redaksi: AM, AMI

Penyunting: YH

Kategori: BERITA DESA

Tulis Komentar