onon pada zaman dahulu pada waktu desa ini merupakan hutan belukar masih dihuni oleh hewan-hewan besar dan kecil serta pohon-pohon yang bertebaran hidup bebas. Alkisah menurut cerita ada seorang tokoh yang berani dan gagah perkasa serta bijaksana di daerah ini yaitu Eyang Windu Kencana.
Pada waktu itu di desa ini masih jarang penduduknya. Namun karena eyang tersebut mempunyai kesaktian dan maha bijaksana, beliau memberanikan diri membuka hutan belukar tersebut dengan dibantu oleh para abdinya. Setelah beberapa lama, nampaklah keangkeran hutan sedikit demi sedikit mulai punah, yang akhirnya tampak merupakan padang ilalang serta menyerupai pemandangan alam yang indah serta agung.
Usaha-usaha penduduk untuk melestarikan nama desa hingga kini tetap terjaga. Pesarean Eyang Windu Kencana pun masih terawat dengan baik sebagai simbol penghormatan. Dengan bertambahnya warga desa yang semakin banyak, kini desa kami tidaklah dikatakan seperti hutan lagi, bahkan telah ramai dan maju berkat perjuangan penduduk bersama.
